Rindu
rasanya sehari saja tidak masuk ke sekolah, rindu anak-anak didikku, rindu
dengan anak ABK dan semuanya. Tapi ada yang lebih penting dari itu yaitu ibuku.
Sudah beberapa hari dia sakit, tidak mau dirawat, beberapa kali di inpus pun,
itu pun hanya sebentar.
“Tolong berikan kekuatan pada mama, ya Allah,
Sedih rasanya melihat mama terbaring lemah di tempat tidur meringis kesakitan L
“
三日目
Apa
yang saya temui pada hari itu? Siswa siswi sedang membaca hafalan Al-Matsurat,
subhanallah mereka bisa hafal surat itu. SMP lho! Hazukashikatta.
Kemudian
setelah selesai, Pak Isnan meminta kepada siswa siswi yang merasa mengobrol
pada saat membaca Al-Matsurat untuk maju ke depan berbaris.
Dan
hanya dalam hitungan 1 menit tanpa harus ditunjuk, merekapun maju satu persatu.
Hikmah apa yang saya ambil dari peristiwa ini? “KEJUJURAN”.
Itu adalah hasil pendidikan akhlaq yang ditanamkan sekolah pada anak didiknya. Dan
itu, adalah hal yang baru pertama kali saya temui di sebuah sekolah. Betapa
mudahnya anak-anak untuk berlaku jujur, mengakui kesalahan. Sebagai sanksinya, mereka harus membuat 1
kalimat yang bermakna. Ada beberapa kalimat yang di ucapkan beberapa anak yang saya
ingat. Dan itu membuat 1 aula tertawa. Sebagai contoh : Lebih baik diam dari pada berbicara, Cinta di tolak dukun bertindak, dsbg. J
Ada
lagi hikmah yang saya dapat kembali, apa? Mereka cepat berinisiatif! Mereka
bermain dengan waktu juga, jadi semakin cepat untuk mengelurkan ide-ide yang unik.
Setelah diberikan sanksi, mereka berkumpul kembali untuk diberikan pengarahan
oleh Pak Isnan. Kemudian mereka membaca tilawah Al-Quran selama setengah jam. Subhanallah,
itu baru keren! Bukan keren karena merokok, nakal, dsbg…
Tiba
waktuny untuk KBM, pelajaran FISIKA, dengan malu- malu, saya meminta tolong kepada
salah satu guru yang menguasai IPA FISIKA untuk mengisi materi tersebut. Alhamdulillah
responnya baik, “jangan kapok ya, pak..
hehee”. Setelah materi, saya sempatkan waktu bersama para siswa kelas VIII
untuk mendiskusikan tema apa yang akan di buat unntuk “Lomba
Kreativitas Kelas dari Barang Bekas”. Akhirnya kami menemukan
tema “LUAR ANGKASA”,
kalau dibayangkan sih menarik, bagus, keren, tapi kalau tidak sejalan? Seperti
sulitnya membayar uang kas sebesar Rp. 500,- , kurangnya bahan, dan sebagainya.
“tepok jidat”.. Tapi Alhamdulillah, anak-anak didik saya yang ikhwan maupun
akhwatnya semangat membuat karya itu, subhanallah ada saja beberapa ide yang
mereka keluarkan, seperti membuat roket, bulan, bintang dari kalender bekas,
membuat bunga dan tangkai dari Koran bekas, membuat kata- kata mutiara yang
dirangkai sendiri maupun bertanya kepada salah satu guru, dan membuat bendera
yang dibentuk unik dari kertas origami. Kebetulan juga, kelas VIII ini, ikhwan
dan akhwatnya sama-sama aktif. AKTIF BERBICARA seperti
pakai TOA, dan KREATIF
lalu lalang di kelas. Hadeuhhh.. tapi tidak masalah selama mereka
bertanggungjawab atas tugas yang diberikan.


No comments:
Post a Comment